Dosen FTIK UIN Syekh Wasil Kediri Berbagi Keilmuan di IAIN Sultan Amai Gorontalo: Bahas Perkembangan Anak Usia Dini di Era Digital AI
Gorontalo, 2 April 2026 — Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Syekh Wasil Kediri kembali menunjukkan kontribusi akademiknya melalui kegiatan Kuliah Tamu yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Kegiatan yang mengusung tema “Perkembangan Anak Usia Dini dan Tantangannya di Era Digital AI” ini dilaksanakan pada Kamis, 2 April 2026, bertempat di Ruang Laboratorium Prodi PIAUD FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa PIAUD serta dihadiri oleh Ketua Program Studi PIAUD dan para dosen di lingkungan FITK.
Dalam kesempatan tersebut, dua dosen FTIK UIN Syekh Wasil Kediri hadir sebagai narasumber, yaitu Dr. Nila Zaimatus Septiana, M.Pd. sebagai pakar Bimbingan dan Konseling, serta Dr. Intan Nuyulis Naeni Puspitasari, M.Pd.I. sebagai pakar Manajemen Pendidikan Islam.
Dalam pemaparannya, Dr. Nila Zaimatus Septiana mengangkat materi bertajuk “Literasi Multidimensi: Menyiapkan Anak Usia Dini Menghadapi Tantangan di Era Digital”. Ia menekankan bahwa perkembangan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan (AI), telah membawa perubahan signifikan terhadap pola tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, pendekatan pendidikan anak usia dini tidak lagi cukup hanya berfokus pada literasi dasar, tetapi perlu dikembangkan menjadi literasi multidimensi yang mencakup aspek kognitif, sosial-emosional, digital, hingga karakter.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa integrasi media digital dalam pembelajaran anak usia dini harus dilakukan secara bijak dan terarah. Peran pendidik menjadi sangat penting dalam membimbing anak agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif, kreatif, dan tetap menjaga keseimbangan perkembangan sosial serta emosionalnya. Pendekatan ini sejalan dengan berbagai kajian terbaru yang menekankan pentingnya kompetensi digital, kreativitas, serta interaksi sosial dalam pendidikan anak di era digital.
Sementara itu, Dr. Intan Nuyulis Naeni Puspitasari menyoroti pentingnya penguatan manajemen pendidikan dalam menghadapi perubahan era digital. Ia menegaskan bahwa lembaga pendidikan perlu melakukan adaptasi dalam pengelolaan kurikulum, strategi pembelajaran, serta penguatan kapasitas pendidik agar mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Kegiatan kuliah tamu ini berlangsung dengan interaktif dan penuh antusiasme dari para mahasiswa yang aktif berdiskusi terkait tantangan nyata yang dihadapi dalam mendidik anak di era digital. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjadi penguatan wawasan keilmuan sekaligus kolaborasi akademik antara FTIK UIN Syekh Wasil Kediri dan FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Indonesia.



